Sakit karena ekspektasi
" Seringkali nasihat itu datang dan menegurmu, perihal semakin jauh langkah kaki dan hatimu dari Allah, maka ketakutanmu pada dunia akan semakin besar.
Entah takut kekurangan rezeki, takut di tolak, takut kelaparan dan semua takut yang berasal dari manusia.
Benar,,, segala sesuatu jika salah menempatkan maka ia tidak berfungsi. Sebagaimana hati dan rasa takut itu jika di letakkan kepada selain-Nya maka tidak akan pernah kamu mendapatkan ketenangan dan kenikmatan dalam berdoa, sebab harap dan inginku tertuju pada manusia dan dunia.
Hari yang terus bergulir menjadikanmu semakin menua dan bertambah usia, namun sayangnya tidak bisa menambah rasa yakinmu dan syukurmu pada-Nya. Akan banyak kamu temui mereka yang lebih takut kehilangan dunia daripada tenangnya hati dengan beribadah. Kamu juga akan menemui mereka yang sangat mengharap sanjungan manusia, pengakuan manusia, validasi manusia ketimbang diterimanya amal kebaikan oleh pemilik dunia. Semoga saja harap dan doamu tidak bertumpu pada manusia, takut dan cemasmu tidak berada pada makhluk di dunia.
Tidak mengapa jika jalanmu memang harus kembali mundur dan memutar jauh, daripada harus kamu teruskan namun salah jalan dan tujuan ".
Penyakit hati yang berbahaya dan dampaknya bisa kemana-mana adalah ragu kepada Allah SWT. Itulah ibu dari semua penyakit hati mau dendam, amarah, kecewa, cinta kepada dunia, susah memaafkan , galau, berputus asa itu bagian dari ragu kepada Allah SWT. Mangkanya Allah berfirman dalam Al-Qur'an fii qulubihim maradh di hati mereka ada penyakit 1 aja, Allah tidak mengatakannya Amrodh tapi marodh kalau amrodh berarti penyakitnya banyak.
Khawatir, takut, cemas itu muncul karena dia ga yakin sama kekuasaan Allah SWT. Kita hanya sakit karena pikiran kita dan harapan kita. Kalau kita yakin kepada Allah SWT maka spontan mengatakan hasbiallah wani'mal wakil cukup Allah satu-satunya tempat kita menggantungkan harapan.
Kita hidup di dunia pasti di uji oleh Allah SWT nah,, apakah dia ragu dengan keyakinannya kepada Allah atau tidak?.. Ketika di uji itulah banyak orang yang patah, banyak orang yang jadinya seperti bani israil mengeluh dengan keadaan.
Obat hati adalah yakin kepada Allah SWT. Cara yakin kepada Allah SWT adalah dengan membaca dan memahami ayat-ayat Al-Qur'an. Semua masalah kita pasti memiliki jalan keluarnya.
Tidaklah seseorang ragu kepada Allah kecuali banyak keluhan-keluhan dalam hidupnya, semakin dia yakin kepada Allah semakin sedikit dia mengeluh dalam hidup.
Jangan banyak berharap karena kita hanya akan sakit dengan harapan itu sendiri kalau tidak sesuai dengan ekspektasi yang kita inginkan
Allah tau apa yang sedang bergemuruh di hatimu, Allah tau apa yang sedang kamu rasakan sekarang, Allah tau apa yang sedang mengganggu pikiranmu. Perjalanan paling jauh yang di tempuh oleh manusia bukanlah perjalanan dari satu tempat ke tempat lain, melainkan perjalan dari pikirannya ke hatinya sendiri. Perjalanan dalam meruntuhkan ego, merendahkan hati, menjadi manusia ikhlas, lebih bersabar dan bertaqwa. Perjalanan yang membutuhkan keimanan dan keyakinan
Katakan pada diri sendiri :
Wahai masalah yang besar, aku punya Allah Yang Maha Besar 🥰✨
Komentar
Posting Komentar