Ruang kecewa

Jangan lupa, sediakan ruang dihatimu untuk kecewa. Karena hidup bukan hanya tentang bahagia.

Manusia mana yang mampu mengendalikan harap yang sudah melambung jauh? sisakan ruang kecewa untuk menyimpannya jika terjatuh 

Ketika menaruh harapan kepada manusia, sisakan sedikit ruang untuk menyimpan rasa kecewa. Karena terkadang, tidak semua apa yang kita inginkan berjalan dengan semestinya.

Ada banyak hal, bahkan terlalu banyak, jika semua harus digenggam. Dalam setiap harap pada sesama manusia, sediakan ruang yang lapang dan manfaatkan ruang itu saat kau kecewa bahkan saat kamu dikecewakan oleh dirimu sendiri.

Ingatlah selalu, miliki pula ruang yang lebih lapang untuk terus memupuk prasangka baik atas setiap harap yang masih menyala.

Pada setiap harap yang ku tumpahkan pada doa-doa dalam sajadah. Telah ku keraskan di hati, “sediakan ruang kecewa”.

Pada segala harap yang melangit. Sudahkah kamu menyediakan lautan luasnya rasa kecewa? Sebab tak semua pinta adalah yang terbaik.

Ruang kecewa bukanlah sebuah cara untuk merutuki segala apa yang terjadi. Ia adalah sebuah ruang untuk melapangkan hati. Meluaskan lautan rela. Mendidik hati untuk mengatakan, “inilah yang terbaik.”

Pada segala sesuatu yang menjadi harapan. Bisikkan lebih dulu pada hati, “ruang kecewa atas segala kemungkinan terburuk yang telah ada?”

Nanti, ketika badai gelombang menghempaskan segala harap. Mudah-mudah hatimu telah siaga ya.

Komentar